Masa Lalu, Sekarang, Masa Depan

24 Juli 2008 at 10:56 pm (Pengembangan Diri)

Tiga masa yang selalu mengikuti kita kemanapun kita pergi. Masa lalu kita adalah pengalaman yang berharga. Terkadang manis, terkadang pahit juga. Baik manis maupun pahit, keduanya membawa pelajaran berharga bagi kita.

Kita ada saat ini karena ada masa lalu. Masa lalu membentuk diri kita saat ini. Hanya karena ada masa lalu, maka sekarang ini kita ada. Sekarang ini adalah saat dimana harus kita nikmati. Baik atau buruk. Sekarang adalah saat dimana kita berada. Jika tidak bisa menerima keadaan sekarang, maka masa depan yang dikejar-kejar tidak akan pernah bisa dinikmati. Hal ini karena kita tidak pernah menikmati saat sekarang dan selalu mengejar masa depan. Pada saat masa depan itu datang menjadi masa sekarang, kita akan tetap mengejar masa depan tanpa menyadari bahwa apa yang pernah kita kejar, sudah ada pada diri kita.

Penerimaan akan masa sekarang menentukan masa depan. Masa depan yang kita kejar akan kita sadari kehadirannya bila kita selalu melihat dan menikmati masa sekarang. Dengan pencapaian ini, maka kita bisa menikmati masa sekarang dan menetapkan masa depan yang lebih baik.

Ingatlah selalu bahwa kita HIDUP pada masa SEKARANG.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Istirahat

6 Juli 2008 at 7:40 am (Kesehatan)

Istirahat memang diperlukan manusia. Itulah mengapa ada hari perhentian yaitu hari Minggu. Bahkan ada beberapa dari kita yang mendapatkan libur pada hari Sabtu dan Minggu. Setelah 5 hari bekerja, kita beristirahat 2 hari pada hari Sabtu dan Minggu.

Istirahat bisa berupa rekreasi, berkumpul bersama keluarga, maupun menikmati alam atau hiking. Pokoknya kita melakukan hal2 yang bisa membuat tubuh dan pikiran menjadi fresh. Istirahat tidak harus tidur di rumah.

Istirahat ini nampak sekali diperlukan. Tubuh membutuhkan waktu untuk beristirahat dari kegiatan yang menegangkan. Contohnya bila kita mengemudi jarak jauh. Setelah menempuh 2-3 jam perjalanan (tergantung kekuatan fisik seseorang) kita perlu menyediakan waktu untuk istirahat. Setelah beristirahat beberapa saat dengan turun dari mobil, berjalan-jalan sebentar, mungkin makan dan minum atau sekedar nyemil, tubuh akan beristirahat. Saat kita kembali duduk di kursi pengemudi, kita akan merasakan perubahan yang mencolok antara sebelum dan sesudah istirahat. Hal yang sama berlaku juga untuk penumpang(tidak mengemudi) yang berpergian jauh. Itulah mengapa travel yang menempuh perjalanan jauh selalu menyediakan waktu untuk beristirahat sejenak. Demi keselamatan pengemudi dan penumpang.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar

Kesempurnaan

6 Juli 2008 at 7:32 am (Pengembangan Diri)

Banyak orang yang menginginkan kesempurnaan dalam hidup. Menurutku kesempurnaan untuk tiap orang berbeda-beda. Tergantung dari keinginan orang tersebut. Jika apa yang diinginkan oleh orang itu terpenuhi, maka dia akan bilang hidupnya sempurna.

Bagaimana mencapai kesempurnaan hidup? Apakah mungkin kita mencapai kesempurnaan hidup? Jawabnya adalah mungkin. Karena yang menentukan kehidupan kita sempurna atau tidak bukanlah hal-hal di luar diri kita tetapi ditentukan oleh keinginan kita sendiri. Bila kita mempunyai 20 keinginan dan terpenuhi semuanya, itu sudah sempurna. Jika kita hanya memiliki 15 keinginan dan terpenuhi semuanya, itu juga sempurna. Arti dari sempurna adalah 100%. Dan yang menentukan jumlah keinginan itu adalah kita sendiri. Tergantung dari kita untuk mengatur jumlah keinginan dan kemampuan memenuhinya.

Apakah hidupku sempurna 100%? Belum, dan saya rasa saya tidak menginginkan kesempurnaan itu begitu gilanya. Bila hidupku sudah mencapai 99.99% walaupun ini tidak sempurna, WHO CARES ? Aku lebih senang menikmati 99.99% hasil yang kurasakan daripada memikirkan 0.01% ketidaksempuraan itu.

Permalink Tinggalkan sebuah Komentar